Kuytanda.com | LIMBOTO – Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menghadiri perayaan HUT ke – 5 Persaudaraan Pengemudi Ambulance Indonesia ( PPAI) Kabupaten Gorontalo yang bertempat di sekretariat PPAI Kabupaten Gorontalo, Minggu 25/08/2024
Dalam sambutanya Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memberikan Apresiasi dan antusias kepada PPAI yang telah mencapai Lima Tahun dalam melakukan pelayanan sosial terbaik kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebab sopir ambulance merupakan garda terdepan dalam situasi darurat medis serta bertanggung jawab atas keselamatan pasien dan tim medis selama perjalanan menuju rumah sakit atau tempat perawatan lainnya.
sehingganya diperlukan keahlian khusus untuk menjadi seorang pengemudi ambulance.
” Ingat mereka adalah pahlawan kemanusiaan, membantu orang yang meninggal dan yanv berduka bahkan Mereka tidak mengenal waktu baik siang maupun malam dan ini sangat luar biasa kinerjanya,” terangnya
Bupati Nelsonpun menegaskan sopir ambulans adalah profesi yang menuntut dan beresiko tinggi, ada banyak aspek berbeda dalam mengemudi ambulans yang membutuhkan banyak keterampilan dan pelatihan.
“Misalnya saja seorang Sopir ambulans harus mampu mencapai kecepatan tinggi dan membuat keputusan cepat dalam situasi darurat bahkan berbahaya.
Dan Sepanjang perjalanan dari dan ke Rumah Sakit rujukan mereka bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan diri mereka sendiri, pasien, petugas medis,dan Mobil Ambulans.
“Sopir ambulance harus memiliki banyak pengetahuan tentang prosedur medis dan harus mampu menavigasi lalu lintas
Oleh sebab itu kita harus memahami betul dengan mereka yang punya kompetensi dan yang tentunya harus kita lindungi mereka, termasuk kedepan pemerintah Kabupaten Gorontalo memikirkan untuk mereka diberikan Surat Izin Mengemudi ( SIM),” ujarnya
Perlu diketahui bertepatan hari ulang tahun PPAI ini juga dilaksanakan sosialisasi tentang tata tertib ambulance baik dari unsur Dinas Kesehatan dan Bimas Polda Gorontalo yang dirangkaikan dengan Pelantikan pengurus DPD PPAI Kabupaten Gorontalo yang selanjutnya dilanjutkan dengan
sosialisasi/publikasi tentang suara/bunyi sirene kepada masyarakat Gorontalo yang mengambil titik star dari Dinas Kesehatan kabupaten gorontalo menuju rumah sakit Aloei Saboe dan kambali lagi ke dinas kesehatan Kabupaten Gorontalo yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo,Ketua DPW PPAI Gorontalo, Pengawas DPW PPAI,Ketua RPAI Bersama TIM Dari Sulut,Ketua AERI Bersama Tim Sulut,Dan Humas IEA Minsel Bersama Tim.









