Home / NTT

Keterbatasan ekonomi,Anak SD Akhiri hidupnya,Hanya Tidak Bisa Beli Buku Dan Pena

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuytanda.com | NTT- Kasus bunuh diri sering terjadi pada akhir akhir ini karena faktor sosial dan ekonomi.kali ini seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), kasus serupa juga pernah terjadi di Kebumen namun korban nya seorang ibu dan anak-anak nya. Kasus ini mengejutkan publik dan memicu keprihatinan luas.

Sebelum bunuh diri, korban sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli buku dan pena. Namun, permohonan itu tidak terpenuhi karena ibunya tidak punya uang.

Korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui keluarga sebelum kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi melakukan penyelidikan penyebab kematian bocah SD yang ditemukan tewas gantung diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT)Sebelum mengakhiri hidup nya korban juga mengirimkan sepucuk surat untuk Ibu nya agar tidak bersedih.

Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino menyampaikan, penyidik tengah melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari guru di tempat si anak bersekolah.

Penyidik juga memeriksa pihak sekolah, termasuk guru korban. Ini dilakukan untuk mengetahui apakah korban juga jadi korban bullying atau tidak. Ini yang masih diselidiki,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan.
“Motif sementara karena putus asa lalu bunuh diri. Ini murni niatan anak,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, dari hasil pemeriksaan terhadap MGT (47) selaku ibunda korban, sang anak sempat tidur bersamanya di rumah saat malam sebelum ditemukan meninggal dunia. Ibunda sempat memberikan nasihat kepada korban lantaran tidak masuk sekolah beberapa hari terakhir.

“Korban tidak sekolah dengan alasan sakit karena mandi hujan. Ibunya lalu menasehati supaya harus ke sekolah dan jangan mandi hujan,” jelasnya.

Penulis : Bang ciputo

Editor : redaksi

 

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:26

Keterbatasan ekonomi,Anak SD Akhiri hidupnya,Hanya Tidak Bisa Beli Buku Dan Pena

Berita Terbaru

Internasional

Iran dan AS sepakat lakukan perundingan Nuklir di Oman

Sabtu, 7 Feb 2026 - 10:37