Pekanbaru – Siapa sangka, dari sekadar hobi dan kecintaan keluarga terhadap bakso, Ibu Supristiwati atau yang akrab disapa Bu Pris berhasil mengembangkan usaha bakso rumahan menjadi bisnis UMKM yang kini dikenal luas di Pekanbaru. Sosoknya dikenal sebagai guru di SMK Negeri 1 Pekanbaru, sekaligus pelaku usaha kuliner yang menembus berbagai acara penting, termasuk pernikahan dan event besar di hotel-hotel ternama.

Usaha yang diberi nama Barokah Sejahtera Bu Pris Bakso ini bermula pada tahun 2020, di masa pandemi. Dalam wawancara yang dilakukan pada 25 Mei 2025, Bu Pris menjelaskan awal mula usahanya.
“Awalnya buat sendiri untuk Lebaran dan acara keluarga. Tapi ternyata banyak yang suka, dan dari situ pesanan mulai datang setiap hari,” ceritanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keunikan dari produk baksonya, selain bisa dipesan untuk acara-acara seperti pernikahan, juga tersedia dalam versi frozen, lengkap dengan bumbu, tulang, dan cabai.
“Kami jaga kualitas, pakai daging pilihan, tanpa micin, full rempah. Untuk acara wedding, kami anggap tamu seperti keluarga sendiri. Jadi kami kasih yang terbaik,” tambah Bu Pris.
Tak tanggung-tanggung, pesanan terbesar yang pernah ia tangani mencapai 1.000 porsi dan lima troli, khusus untuk acara di beberapa hotel di Pekanbaru.
“Kalau hotel izinkan nasi dari luar, kami handle langsung. Di stand kami juga atur ritme konsumsi, kalau nasi habis baru kami naikkan bakso. Jadi kami bantu tuan rumah biar semua tamu kebagian,” ungkapnya.
Jenis bakso yang ditawarkan pun beragam, mulai dari bakso daging, ayam, urat, telur, hingga bakso biasa. Ketersediaan stok frozen menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi lonjakan pesanan mendadak.
Usaha ini berlokasi di Jalan Sukamakmur No. 26 Ujung (Jl. Ponegoro 3), Pekanbaru, dan pemesanan bisa dilakukan melalui 0853-6376-7799.
Tak hanya menjalankan usaha sendiri, Bu Pris juga aktif sebagai pengurus UMKM di Asosiasi Pengusaha Kuliner Pekanbaru, memperkuat perannya dalam mendampingi pelaku usaha lainnya.
Salah satu tokoh muda dan influencer asal Pekanbaru, Habib Dwi Wahyudha (Habib HDW), turut mengapresiasi perjuangan Bu Pris.
“Bu Pris adalah contoh inspiratif bahwa semangat berwirausaha bisa dimulai dari rumah. Saya mendukung penuh UMKM seperti ini, apalagi beliau juga seorang pendidik. Ini bukti nyata perempuan bisa sukses di banyak bidang,” ujar Habib.
Kisah Bu Pris membuktikan bahwa dari dapur rumah, sebuah usaha bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang nyata, bahkan menjadi andalan di berbagai momen penting masyarakat.









