Buol – Kabar Meninggalnya jamaah haji asal kabupaten buol atas nama almarhuma Rosnawati Hairudin Andi Upa Binti Hairudin yang tergabung dalam kloter BPN 11, dengan paspor nomor E1854344 pihak keluarga belum 100 persen menerima kebenaranya pasalnya hingga saat ini tidak ada bukti visual atau dokumen berupa foto yang di perlihatkan panitia haji asal kabupaten buol yang mengurus keberangkatan ketanah suci dan kepulangan ke Indonesia untuk meyakinkan pihak keluarga
Sebagaimana di ketahui kabar duka yang diterima keluarga pada hari senin tanggal 26 juni 2023 lalu masih menjadi tanda tanya sebab berdasarkan hasil komunikasi keluarga dengan pengurus haji kabupaten buol suami dari almarhuma ibu Rosnawati dengan ketua tim tidak memuaskan karena tidak ada bukti berupa foto yang di perlihatkan kepada pihak keluarga termasuk suami Rosnawati. Adapun Kabar meninggalnya Rosnawati Hairudin Andi Upa Binti Hairudin yakni pada senin 26 juni 2023 sekitar pukul 08.15 waktu Saudi, setelah dirawat di RSAS selama 7 hari dan RS Saudi German selama dua hari di sampaikan langsung ketua Kloter BPN 11 Nurhairi kepada petugas ipenyelenggara ibadah haji Indonesia (PPIP) embarkasi balikpapan dari Arab Saudi .“Pasien tiba di RS King Abdul Aziz sekitar pukul 09.27 waktu setempat diterima di intalasi Gawat Darurat (UGD) dan dilakukan tindakan medis lanjut oleh dokter dan paramedic RS King Abdul Aziz” informasi terakhir jamaah dirawat di ruang ICU”. Ungkap Kepala kemenag buol yang juga calon jamaah haji beberapa pekan lalu
Sementara itu Asdar selaku suami dari ibu Rosnawati Hairudin Andi Upa Binti Hairudin mengatakan bahwa ketidak yakinan pihak keluarga dengan keterangan yang di sampaikan petugas haji di karenakan tidak ada bukti yang di perlihatkan atas meninggalkan sang istri tercinta dan meyakini kalau istrinya sekarang masih hidup. Pihak keluarga meminta pemerinta kabupaten (pemkab) buol di minta untuk bertanggungjawab atas masalah ini.”kami keluarga hanya minta pembuktian berupa foto atau visual lainnya agar bisa di Terima kebenaran informasi ini belum lagi tim dokter pendaping yang menjaga sang istri saat di hubungi tidak memberikan jawaban yang pasti, kami keluarga merasa kesal dengan kabar duka ini. “demikian Asdar pada wartawan senin (17/7). (R25).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT









