Buol, dipublika.id – Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Momunu masih memprioritaskan masalah tingkat kemiskinan dan ketersediaan pangan yang belum optimal dan memadai selain sarana dan prasarana.
Sesuai isu strategis di kecamatan Momunu masih berfokus pada pembangunan prioritas sumber daya manusia (SDM), meningkatkan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan perekonomian berdaya saing serta peningkatan ketahanan pangan.
Pertama bidang Sosial, masih tingginya tingkat kemiskinan belum optimal proses pemberdayaannya. Kedua ekonomi belum tercapainya target pelaksanaan strategis pembangunan pasar dan rendah target pola kecukupan pangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan pada, Kamis 24 Februari 2023, bertempat di Aula Kantor Camat Momunu, Bidang Sosial, masih tingginya tingkat kemiskinan belum optimal proses pemberdayaannya. Kemudian disektor ekonomi belum tercapainya target pelaksanaan strategis pembangunan pasar dan rendah target pola kecukupan pangan.
Demikian disampaikan Camata Momunu, Syafruddin Tarakal, saat memberikan sambutannya pada kegiatan Musrenbang itu.
“pelaksanaan Musrenbang ini membahas dan menyepakati usulan kegiatan pembangunan desa yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan wilayah kecamatan Momunu. Prioritas pembangunan di kecamatan Momunu tahun 2022-2024 ditetapkan sesuai isu strategis kecamatan dengan berfokus pada pembangunan prioritas sumber daya manusia, meningkatkan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan perekonomian berdaya saing serta peningkatan ketahanan pangan,” kata Syafruddin Tarakal.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kab.Buol Ir. Ibrahim Rasyid, arah kebijakan pemerintah daerah pada tahun 2024 masi fokus pada pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan menuju kec Momunu – Tiloan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat difokuskan pada pengurusan penurunan angka Stunting, dan keluarga miskin extrim serta pada peningkatan sumber daya manusia yang unggul.
Pj. Bupati Drs. Muhclis, MM, dalam sambutannya, melalui Musrembang ini musyawarah pembangunan kecamatan untuk setiap usulan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi kepentingan masyarakat secara umum. Berdasarkan kebijakan menteri keuangan untuk DAU 2023 ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan peruntukannya itu diarahakan artinya sudah ada arahan untuk pemanfaatannya,” jelas Muchlis.
Ia pun mencontohkan terkait pembiayaan tenaga P3K sudah ada pembiayaannya, kelurahan berapa, untuk pendidikan, kesehatan dan permukiman yang kalau kita total besarannya itu setengah dari dana alokasi umum (DAU) yang diberikan kepada kabupaten buol. Selebihnya dari itu untuk pembiayayan gaji ASN, sehingga ketika diakumulasi tersisa kurang dari 2,5M yang harus kemudian didstribusi kepada seluruh perangkat daerah dan kecamatan,” tuturnya.
“ Saya berharap untuk tahun 2024 yang hari ini kita bahas ditingkat Musrembang proram kegiatannya, saya berkeinginan tahun depan saya akan membagi secara proforsional anggaran disemua kecamatan untuk penanganan pembanguanan infrastrukturnya. Sehingga tinggal kecamatan yang menetapakan mana yang menjadi skala prioritas,” kata Muchlis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Srikandi Batalipu, S,Sos, M.AP dan anggota DPRD, Kepala BAPPEDA Ir. Ibrahim Rasyid, Asisten II Drs. Arianto Rioeh, M.Si, pimpinan OPD, Camat Momunu, Kapolsek Momunu, Tokoh Masyarakat, Pemuda, para kades serta perangkat desa, BPD, LPM dan masyarakat. [Moh Syaiful]









