Buol-Tenaga pendamping desa di kabupaten buol menyeroti angka Partisipasi masyarakat yang kurang berperan dalam mengawal program pemerinta desa yang setiap tahun di bahas melalui proses perencanaan anggaran untuk melaksanaan usulan skala prioritas di desa yamg dimasukan baik melalui dana alokasi khusus (Add) maupun Dana Desa (DD). Selain itu pendamping desa belum efesien melaksanakan tugas pendampingan menangani desa lebih dari 3 desa persatu orang dalam satu kecamatan, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan ataupun pelaporan lambatlambat. “kalau desa yang saya tangani tugas pendampingan ada 4 desa di kecamatan bokat . “ungkap Rusmin Tenaga Pendamping desa di kecamatan Bokat pada Radar Sulteng jumat (16/6).
Ia mengatakan sejak 2017 tugas pendampingan untuk desa dalam menyusun program prioritas di desa sedikit mendapat kendala terutama angka partisipasi masyarakat di saat penyusunan program kerja selama setahun untuk di masukan dalam anggaran ADD atau DD,di samping itu seringkali terjadi regulasi aturan baru yang kerap kali menjadi penyebab keterlambatan penyusunan anggaran kegiatan yang sudah di usulkan, sehingga di saat batas waktu permintaan data dari pusat, desa-desa yang di tangani lebih dari satu itu, lambat dikerjakan perencanaannya nanti setelah semua selesai laporan akan di kirim secara onlineonline. “tugas kami pendamping desa yakni memberikan pemahaman kepada pemerintah Desa agar melaksanakan kegiatan sesuai aturan yang berlaku. “ujar Rusmin.
Pendamping desa juga memberikan pemahaman terhadap setiap regulasi aturan yang keluar dari kementrian keuangan maupun peraturan pemerintah baik pusat maupun daerah untuk di terapkan kepada pemerintah Desa selalu pengguna anggaran di desa. Meski demikian Rusmin menjelaskan saat ini 4 desa yang di tanganinya semua proses pendampingan mulai dari perencanaan dan produk hukumnya terlaksana dengan baik walaupun masih terjadi keterlambatan pelaporan secara online. “kalau ingin efesien tugas pendampingan di desa mestinya satu desa satu orang petugas yang di tempatkan pemerintah. “pungkas Rusmin (Rst).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT









