Buol Dipublika. Id-Warga Desa Duamayo kecamatan. bokat Mengeluhkan akses jalan rusak parah yang menghubungkan desa Bokat 4 dan desa langudon kwcamatan bokat kabupaten Buol Sulawesi tengah, yang kini mulai memprihatinkan Pasalnya selama kurang lebih 25 tahun masyarakat desa yang mayoritas pekerja petani kebun kesulitan membawah hasil panen keluar desa untuk di jual, desa ini terkesan di biarkan pemerintah kabupaten (pemkab) untuk tidak di perhatikan berbedah dengan desa-desa lain yang sudah menikmati jalan aspal, pada musim penghujan saat ini aktifitas warga desa, aparat desa serta anak sekolah maupun guru terganggu karena kondisi jalan yang becek dan berlumpur sulit di lalui kendaraan baik menujuh desa tetangga maupun masuk ke desa, roda ekonomi desa tidak berjalan efektif dan tidak lancar, demikian juga hasil panen petani kebun yang di angkut ke pasaran berhari-hari baru sampai ke pembeli sebab terhambat medan jalan yang bebatuan dan becek di genangi air hujan.
“.setiap tahun kami usulkan melalui musrembang desa maupun kabupaten agar di perhatian Pemkab tapi sampai hari ini tidak ada realisasi. “ungkap Bartho Layuk kades Desa Duamayo kecamatan Bokat kab.Buol.pada Media ini minggu (17/12/2023)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan selama bertahun-tahun usulan masyarakat desa kepada pemkab Buol maupun dinas Tehnik untuk perbaikan agar Poros jalan utama desa yang merupakan urat nadi perekonomian dapat di perhatikan namun usulan itu sama sekali tidak mendapat respon positif. Untuk mengantisipasi kelancaran aktifitas perekonomian dan pendidikan di desa Pemerinta desa dan masyarakat terpaksa harus kerja bakti memperbiki jalan yang rusak agar warga yang bepergian melewati jalan rusak sedikit merasa nyaman ketika melewati medan jalan yang rusak. Meski demikian Kedes Barhto Layuk, berharap pemkab Buol dan DPRD serta dinas Tehnik menyahuti keluhan masyarakat desa yang mengingkan jalan desa di aspal hotmix. “saya terpaksa setiap minggu kerja bakti bersama warga dan aparat desa untuk memperbaiki jalan desa yang rusak menggunakan alat seadanya. “ujar Kades Bartho Layuk , berharap

Sementara itu Kadis PU Fresa Agusfard mengatakan sebelumnya bahwa jalan yang menjadi keluhan masyarakat desa Duamayo sudah di usulkan ke pemkab melalui APBD pada tahun 2024 untuk di lakukan perbaikan sekaligus pengaspalan. “Kami sudah usulkan ke pemkab Buol semoga tahun depan dapat di realisasikan pembangunannya. “pungkas Kadis Fresa Agusfard (utam).









