Kuytanda.com | GORONTALO -Tanggal 10 November dirayakan untuk mengenang jasa para pahlawan dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa dan negara.
Di momentum hari pahlawan ini, The Presnas Center melakukan Ziarah ke makam Proklamator Kemerdekaan Indonesia di Gorontalo tanggal 23 Januari 1942 Alm. Nani Wartabone dan bahkan kepada beberapa tokoh proklamator kemerdekaan indonesia di gorontalo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Organisasi Binaan Prof. Nelson Pomalingo itu berziarah di Makam para sejumlah tokoh pejuang pembentukan Provinsi Gorontalo seperti, Alm. H. Ibrahim Buloto, BH, Drs. Nasir Mooduto, Alm.Djamaluddin Panna.
termasuk ke makam Alm. Abdullah Amu Mantan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara ke -IV.
Ketua Dewan Pembina The Presnas Center, Prof.Nelson Pomalingo mengatakan, Berziarah ke makam para Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Gorontalo itu, bertujuan untuk mengenang jasa-jasa mereka saat semasa hidup berjuang demi pembentukan Provinsi Gorontalo
“Kami tidak bisa lupakan jasa para tokoh perjuangan pembentukan Provinsi Gorontalo,karena itu momentum 10 November kami berziarah,” kata Nelson.
Lanjut Prof. Nelson Pomingo, Dengan berziarah dan berdoa sebagai bentuk menghargai perjuangan dan karya – karya mereka yang saat ini kita nikmati bersama
” berdoa semoga mereka ditempatkan disisi Allah SWT. Semoga karya – karya mereka menjadi pahala bagi mereka diakhirat, ‘ucap Nelson.
Ia menambahkan, semoga contoh – contoh para pejuang pembentukan Provinsi Gorontalo menjadi iktibar bagi kita semua dalam memelihara dan menjaga serta membangun Provinsi Gorontalo.
“Karena tujuan pembentukan Provinsi Gorontalo itu, antara lain, demi Peningkatan kesejahteraan rakyat tercapai, mendekatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat agar lebih cepat dan terlaksana dengan baik diberbagai bidang serta demi membangun jati diri sebagai orang Gorontalo,” pungkas Nelson.
Berikut kata Nelson, dalam rangka berziarah di makam Alm. Nani Wartabone dirinya mengatakan,
Alm. Nani Wartabone dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia di Gorontalo pada tanggal 23 Januari 1942 atau dikenal dengan Hari Proklamasi Gorontalo.Peristiwa ini terjadi lebih awal 3 (tiga) tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.
Kata Nelson, ini sebagai tonggak sejarah bangsa Indonesia khususnya bagi rakyat Gorontalo karena Sebelum itu kita sudah mengenal Indonesia Raya, kita sudah mengenal bendera merah putih.
sehingga ungkap Nelson, rasa kesatuan dan Nasionalisme orang Gorontalo terhadap bangsa ini luar biasa. bisa dibayangkan Indoensia belum merdeka ,Gorontalo Sudah merdeka tetapi masih tetap di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan yang kita banggakan adalah ada dua aurah bangsa ini yakni Bendera merah putih dikibarkan dan Lagu Indonesia Raya dikumandangkan,ini luar biasa.
“Kita berharap dengan semangat ini dapat meningkatkan semangat generasi muda untuk terus dan menjadi model untuk didorong bagi pembangunan daerah dan bagi bangsa Indonesia ,” tandas Nelson***(Wahyu)









