BUOL – Swalayan Sidosemi di Kabupaten Buol Sulawesi Tengah, menggelar lounching sekaligus syukuran, setelah membuka kembali sarana perbelanjaan baru yang menyediakan kebutuhan sembako maupun beragam kebutuhan rumah tangga lainnya.
Swalayan yang menjual berbagai macam bahan dan peralatan secara grosir dan eceran ini, lounching perdana, Senin Malam (28/08/2023), yang lokasinya berada di ruas Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Biau.
Pantauan media ini warga antusias hadir dalam peresmian yang berlangsung hikmad dan meriah, dan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Buol, anggota DPRD Buol Ahmat Koloi, Ahmat Andi Maka, Yaser Butu Doka, perwakilan sejumlah institusi, BPBD Kabupaten Abdulrasyid S.sos, Perwakilan swasta serta tokoh dari berbagai elemen masyarakat di wilayah setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada media ini, Pemililk Sidosemi, Devi Rampisela berharap, semoga dengan dibukanya pusat perbelanjaan tersebut, akan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako sebagai kebutuhan pokok masyarakat dan kehadiran toko ini dapat membantu pemerinta kabupaten (pemkab) untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat , dimana sebagian besar tenaga kerja di dominasi warga sekitar .
“Tentunya kami akan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau, baik dalam paket pembelian grosir maupun eceran, “ungkap Devi disela berlangsungnya syukuran.
Sementara itu Embang warga Kelurahan Buol yang juga hadir dalam lounching tersebut memberi apresiasi dan mengaku senang dengan hadirnya Swalayan Sidosemi baru di kelurahan kampung Bugis,
Menurutnya kehadiran sarana perbelanjaan yang baru ini pastinya makin memudahkan masyarakat, terutama dalam memperoleh barang-barang kebutuhan pokok yang lebih murah dan terjangkau dengan mempekerjakan warga setempat
“Saya ucapkan selamat dan sukses kepada Owner dan management awalayan Sidosemi Baru, semoga dengan lounching ini pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buol semakin maju, serta memberi khasanah baru seiring dengan kondisi pasar yang tadinya lesu namun belakangan ini mulai berangsur-angsur membaik dan mengurangi pengangguran , Ungkap Emang di sahuti Warga Lainnya. “””









